Emang tidur bisa dirapel ya? Soalnya kemarin saya kurang tidur. Acara (di Jakarta) padat hingga selesainya hampir mendekati pukul 12 malam. Setelah itu saya harus kembali ke Bandung pula. Jadi saya tidur 3 jam kurang sedikit. Jam 3 (kurang sedikit) pagi saya sudah mengemudikan mobil kembali ke Bandung.
Nah hari ini saya rapel tidur. Kalau dilihat dari sudut cape, kok belum impas ya? Padahal tidurnya kan sudah impas jamnya. Jadi, apakah tidur bisa dirapel?
Filed under: Curhat Tagged: postaday2011
Link to full article
No comments:
Post a Comment