.
Saya teringat postingan lama saya tertanggal 13 Maret 2009 …
Disana saya menulis mengenai … KETRAMPILAN …
Intinya adalah … di dalam postingan itu saya mencoba bertanya kepada diri saya sendiri … “KETRAMPILAN apakah yang telah engkau ajarkan pada anak-anak mu, wahai Trainer … ???”
(Mosok anak orang saja yang di training … anak sendiri malah dilupakan … ) (hehehe)
.
Ketrampilan ???
Yang saya maksudkan ketrampilan itu adalah … suatu keahlian atau kebisaan untuk melakukan sesuatu …
Saya sadar … hampir semua dari kita … biasanya pasti akan sangat concern dan fokus pada pembelajaran Agama dan Budi Pekerti kepada anak-anak kita … bagaimana beribadah dengan baik … bagaimana bersikap sopan … bertutur kata yang baik … bagaimana cara menghormati orang tua dan guru … bagaimana berdisiplin … dan sebagainya …
Ya setuju … sama sekali tidak salah … ini memang hal paling utama yang harus kita ajarkan pada anak-anak kita …
Namun terkadang kita lupa … bahwa … selain itu kita juga harus mengajarkan hal-hal praktis lainnya. Ketrampilan praktis yang berguna untuk kehidupan sehari-hari. Kita suka lupa mengajarkan kepada mereka ketrampilan-ketrampilan ringan yang sedikit banyak berperan penting dalam kehidupan anak kita kelak nanti … somekind of survival skill gitu deh … social and personal skill …
Sebut saja … mengajarkan membetulkan perkakas rumah yang rusak … menyambung kabel … mengganti lampu … nyuci mobil … memasak … nyetrika … mbetulin genteng … berkebun … ganti oli … masang sarung bantal … membersihkan got mampet … bahkan main catur … naik sepeda … bikin kue … nyapu … ngepel … cuci piring … membersihkan jendela … mancing pompa air yang tidak keluar airnya … dan sebagainya …
Saya masih ingat … ada satu ketrampilan dari sekian banyak ketrampilan yang telah diajarkan oleh Bapak saya. Ketrampilan tersebut adalah … Nyetir Mobil … Saya berterima kasih sekali pada Bapak … Ketrampilan ini ternyata sangat berguna bagi saya … apa lagi ketika saya sudah bekerja. Saya tidak tau apa jadinya … jika saya tidak bisa nyetir mobil. Mengingat pekerjaan saya itu butuh mobilitas tinggi …
.
Nah lalu … bagaimana halnya dengan si Trainer ini …?
Apa ketrampilan yang telah dia ajarkan kepada Anak-anaknya … ?
Mungkin ada beberapa yang sudah saya ajarkan pada mereka …
Namun perkenankan saya menyebutkan satu ketrampilan yang baru saja saya ajarkan pada mereka kemarin … Minggu 12 Juni 2011
Ketrampilan apa itu ?
Ketrampilan mengikat dan memasang dasi … (Hahahaha) …
Ini sangat sepele dan simple sebetulnya …
Tetapi … coba saya mau tanya … Bisakah anda mengikat dasi dengan baik dan benar ?
Taukah anda syarat mengikat dasi yang baik dan benar itu ???
Hayoooo … : )
(trainer sotoy)
Ya … kemarin si Sulung dan Si Tengah, saya training mengenai cara mengikat dasi yang benar … (at least benar menurut saya).
Mengikat dasi yang benar itu adalah … yang rapi … yang simetris … kerutannya pun eiylekhan …
Panjangnya pas sedikit menyentuh gesper … tidak boleh lebih … tidak boleh kurang …
(Kalau kepanjangan kayak iketan “guguk Pleki” … Kalau kependekan kaya Tadah Iler … atau saya menyebutnya iketan dasi Jojon … )(Hahahaha)
Simpulnya pun juga harus rapi … tidak terlalu besar … tidak terlalu kecil …
Kalau terlalu besar …itu seperti ikatan badut sirkus …
Kalau ikatan simpulnya terlalu kecil … itu seperti salesman vacuum cleaner keliling …
Dan satu lagi … lilitan dasi yang benar itu … kalau dasinya dilepas dan ujung-ujungnya ditarik … maka dia akan kembali menjadi seutas kain panjang yang tidak terikat … Sebaliknya kalau ditarik dia terbelit … maka itu ikatan yang salah …
Kenapa kok saya ujuk-ujuk mengajari mereka menyimpul Dasi ?
Sebab … minggu depan si Tengah mau di wisuda … mesti pake dasi …
Kemarin malam dia sibuk persiapan mencari Jas dan Dasi di lemari Ayahnya. Sekalian saja saya ajarkan bagaimana mengikat dasi yang benar … !!!
Aaaahhhhhh … senang rasanya …
Saya bisa mengajarkan ketrampilan sederhana ini pada anak-anak saya …
.
So …
Apa pembaca sekalian ada yang belum bisa mengikat dasi ????
Kalau belum bisa … Hayo belajar … !
Jangan sampai kalah sama anak-anak saya ….
Hehehe
Salam saya
Filed under: ARTIKEL, MY FAMILY, PERASAANKU HARI INI
Link to full article
No comments:
Post a Comment