Tidur itu penting. Tidur harus cukup. Kalau kita kurang tidur, banyak hal yang bisa terjadi. Yang paling tidak kita sukai adalah mungkin kita lebih mudah kena sakit.
Kata kuncinya adalah cukup. Seberapa banyak (jam) “cukup” itu? Hanya Anda yang tahu. Namun semestinya ada panduan untuk sebagian besar orang. (Berapa jam ya?)
Selain mengetahui kebutuhan tidur kita, yang juga penting adalah melakukannya. Maksudnya, kadang ada orang yang terlalu memaksakan diri untuk tidak tidur (begadang) karena satu dan lain hal. Sesekali begadang itu boleh saja. Hanya kita perlu mempertimbangkan alasannya kenapa kita perlu begadang. Ini berat sekali.
Hari Minggu kemarin saya harus mengemudikan mobil ke Jakarta di pagi hari. Ada acara Bandos di Jakarta. Jadwal mainnya Bandos adalah siang sampai sore. Nah, masalahnya final dari piala sepak bola Champions adalah jam 1 dini hari! Bagaimana ini? Saya ingin sekali nonton, tapi kalau saya nonton maka kemungkinan saya akan ngantuk pagi / siang harinya. Lebih penting lagi adalah saya bisa membahayakan diri dan orang lain kalau saya nyopir sambil ngantuk. Maka saya putuskan – dengan berat hati – untuk tidak nonton! hiks hiks hiks.
Hari ini juga demikian. Saya masih mencoba recovery dari lelahnya hari Minggu (dan sebetulnya hari Sabtunya saya agak sakit). Terus terang, saya ingin bekerja keras dan begadang malam ini. (Ada lebih dari 100 makalah mahasiswa yang masih harus saya periksa.) Kayaknya kalau saya paksakan bisa, tapi saya pikir lebih baik saya tidur yang cukup malam ini. Besok mudah-mudahan saya lebih fit sehingga bisa lebih produktif dalam bekerja (termasuk begadang). Saya harus tahu diri untuk memberikan istirahat kepada badan saya kali ini.
signing off … z z z Z Z Z …
Filed under: Curhat, Opini Tagged: postaday2011
Link to full article
No comments:
Post a Comment